Ikan marlin termasuk dalam keluarga
Istiophoridae. Ikan marlin biasa juga disebut dengan ikan pedang/swordfish,
ikan todak dan ikan layaran. Jenis dari Ikan marlin ada beberapa macam,
diantaranya: Ikan marlin biru, Ikan marlin loreng, Ikan marlin hitam.
Ikan marlin merupakan salah satu
ikan terbesar di dunia. Ukuran dari jenis betinanya, secara signifikan lebih
besar dari yang jantan, dapat mencapai panjang hingga 5 meter dan berat lebih
dari 900 kilogram. Ukuran rata-rata cenderung berada di kisaran 3.4 meter dan
berat 91 hingga 181 kilogram.
Berasal dari perairan tropis dan
subtropis dari Samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia; Ikan marlin adalah salah
satu yang paling dikenal dari semua ikan. Dengan sirip punggung yang tegas dan
panjang, mematikan, dan rahang atas berbentuk tombak.
Mereka sering berpindah tempat, dan
akan mengikuti arus laut hangat selama ratusan hingga ribuan kilometer.
Ikan marlin lebih suka dengan suhu
yang lebih tingggi dari permukaan air, makan mackerel dan tuna, tetapi juga
akan menyelam ke dalam untuk memakan cumi. Mereka adalah salah satu ikan
tercepat di laut.
Dikenal sebagai ikan yang memberikan perlawanan yang luar biasa ketika
terpancing, membuat marlin menjadi ikan favorit para pemancing. Daging mereka
dianggap lezat, terutama di Jepang, di mana ia disajikan mentah sebagai
sashimi.
Berikut ini beberapa jenis ikan marlin:
Tubuh Marlin loreng lebih padat dibandingkan dengan Marlin lain
yang memiliki tubuh lebih bulat. Sirip punggungnya tinggi runcing sama atau bahkan
melebihi lebar tubuh dan sirip dadanya dapat dilipat rata pada tubuh.
Marlin loreng memiliki rahang panjang lebih rendah dibandingkan
spesies Marlin lainnya dan menampilkan 12 sampai 16 garis vertikal biru terang
di sepanjang tubuh, yang cenderung tetap meskipun ikan tersebut sudah mati. Marlin
Loreng berwarna ungu-biru pada bagian atas dan putih keperakan di bagian
samping. Marlin loreng memakan ikan permukaan seperti cumi, ikan teri dan selar.
Marlin biru bisa mencapai panjang hingga 5 meter. Marlin biru betina bisa mencapai berat lebih dari 900 kg, sedangkan yang jantan hanya sekitar 170 kg.
Marlin biru memiliki paruh runcing
dan panjang serta sirip dada yang tidak kaku yang dapat dilipat pada tubuhnya. Bagian belakang/punggung ikan berwarna biru
kobalt, dan putih keperakan pada setengah bagian bawah tubuh. Sekitar 15 garis
biru pucat dapat dilihat di sepanjang tubuh, yang mana akan memudar setelah
ikan mati. Mereka memakan cumi-cumi dan ikan, khususnya spesies tuna.
Marlin hitam dapat tumbuh hingga mencapai panjang 5 meter dan berat hingga 700 kg.
Ukuran yang jantan lebih kecil dari betina.
Mereka
memiliki paruh yang panjang dan runcing, serta sirip punggung yang dapat ditarik
dan sirip dada yang kaku, yang tidak dapat menempel sisi tubuh.
Nama dari Marlin hitam berasal dari warna ikan
tersebut ketika sudah mati. Tidak seperti Marlin biru dan Marlin loreng, Marlin
hitam tidak memiliki bercak atau garis di sepanjang tubuhnya. Marlin hitam suka
memakan ikan selar, tuna dan ikan layang. Marlin hitam biasanya tidak
berbahaya, tetapi telah dikenal sebagai penyerang kapal dan benda-benda
mengambang dengan menusuk mereka dengan paruhnya.



No comments:
Post a Comment