Pages

Tuesday, 24 September 2013

Mengenal Lebih Jauh Ikan Marlin



Ikan marlin termasuk dalam keluarga Istiophoridae. Ikan marlin biasa juga disebut dengan ikan pedang/swordfish, ikan todak dan ikan layaran. Jenis dari Ikan marlin ada beberapa macam, diantaranya: Ikan marlin biru, Ikan marlin loreng, Ikan marlin hitam.


Ikan marlin merupakan salah satu ikan terbesar di dunia. Ukuran dari jenis betinanya, secara signifikan lebih besar dari yang jantan, dapat mencapai panjang hingga 5 meter dan berat lebih dari 900 kilogram. Ukuran rata-rata cenderung berada di kisaran 3.4 meter dan berat 91 hingga 181 kilogram.


Berasal dari perairan tropis dan subtropis dari Samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia; Ikan marlin adalah salah satu yang paling dikenal dari semua ikan. Dengan sirip punggung yang tegas dan panjang, mematikan, dan rahang atas berbentuk tombak.


Mereka sering berpindah tempat, dan akan mengikuti arus laut hangat selama ratusan hingga ribuan kilometer.


Ikan marlin lebih suka dengan suhu yang lebih tingggi dari permukaan air, makan mackerel dan tuna, tetapi juga akan menyelam ke dalam untuk memakan cumi. Mereka adalah salah satu ikan tercepat di laut.


Dikenal sebagai ikan yang memberikan perlawanan yang luar biasa ketika terpancing, membuat marlin menjadi ikan favorit para pemancing. Daging mereka dianggap lezat, terutama di Jepang, di mana ia disajikan mentah sebagai sashimi.



Berikut ini beberapa jenis ikan marlin:



1.    Striped Marlin/ Marlin Loreng



Jenis Marlin loreng bisa mencapai panjang 4.2 meter dan berat hingga 200 kg.

Tubuh Marlin loreng lebih padat dibandingkan dengan Marlin lain yang memiliki tubuh lebih bulat. Sirip punggungnya tinggi runcing sama atau bahkan melebihi lebar tubuh dan sirip dadanya dapat dilipat rata pada tubuh.



Marlin loreng memiliki rahang panjang lebih rendah dibandingkan spesies Marlin lainnya dan menampilkan 12 sampai 16 garis vertikal biru terang di sepanjang tubuh, yang cenderung tetap meskipun ikan tersebut sudah mati. Marlin Loreng berwarna ungu-biru pada bagian atas dan putih keperakan di bagian samping. Marlin loreng memakan ikan permukaan seperti cumi, ikan teri dan selar.



2.    Blue Marlin/ Marlin Biru




Marlin biru bisa mencapai panjang hingga 5 meter. Marlin biru betina bisa mencapai berat lebih dari 900 kg, sedangkan yang jantan hanya sekitar 170 kg.



Marlin biru memiliki paruh runcing dan panjang serta sirip dada yang tidak kaku yang dapat dilipat pada tubuhnya.  Bagian belakang/punggung ikan berwarna biru kobalt, dan putih keperakan pada setengah bagian bawah tubuh. Sekitar 15 garis biru pucat dapat dilihat di sepanjang tubuh, yang mana akan memudar setelah ikan mati. Mereka memakan cumi-cumi dan ikan, khususnya spesies tuna.



3.    Black Marlin/ Marlin Hitam





Marlin hitam dapat tumbuh hingga mencapai panjang 5 meter dan berat hingga 700 kg. Ukuran yang jantan lebih kecil dari betina.

Mereka memiliki paruh yang panjang dan runcing, serta sirip punggung yang dapat ditarik dan sirip dada yang kaku, yang tidak dapat menempel sisi tubuh. 

Nama dari Marlin hitam berasal dari warna ikan tersebut ketika sudah mati. Tidak seperti Marlin biru dan Marlin loreng, Marlin hitam tidak memiliki bercak atau garis di sepanjang tubuhnya. Marlin hitam suka memakan ikan selar, tuna dan ikan layang. Marlin hitam biasanya tidak berbahaya, tetapi telah dikenal sebagai penyerang kapal dan benda-benda mengambang dengan menusuk mereka dengan paruhnya. 

No comments:

Post a Comment